Sela waktu berkarat

Dahulu..

Ku dan kamu terbiasa bersama

Waktu tempat seolah menyediakan kita untuk selalu bersama

Bercanda gurau menangis dan saling mengasihi

 

Tapi sekarang semua berbeda

Menjauh dan menjauh itulah keadaan saat ini

Waktu tak lagi mengizinkanku

Tempat tak lagi menolehku

Ku tersungkur mati di sela waktu yang berkarat

 

Di atas kursi berlumut dan beralaskan luka

Ku bertanya tanya akankah jauh itu berubah menjadi hilang

Advertisements

Leave a Reply, Folks.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: