Tag Archives: Vero

IF

houlders-of-giants

“Yah, kita nunggu siapa disini ?” Anak kecil polos dengan jaket berlapis, duduk di atas koper, yang resletingnya hampir dol karena terlalu penuh.

“Sabar ya, kita tunggu sebentar lagi, mudah mudahan masih ada bus malam yang lewat” Seorang Ayah yang memakai kemeja lusuh menjawab pertanyaan sang anak. “Kamu dingin, nak ?” Sambungnya, sambil mengancingkan jaket anaknya sampai penuh.

“Iya sedikit, tapi nanti di rumah Nenek pasti hangat, banyak kue-kue, banyak saudara juga, waaaah pasti seru, iya kan, yah ?”

“Iya…” Jawab sang Ayah bersamaan dengan senyum hangat bergurat di wajahnya yang penuh keriput.

“Horeeee” Anak itu berlarian mengelilingi kardus kardus barang bawaan sang Ayah.

Dan mereka pun tetap menunggu sampai malam larut, di perempatan jalan penuh rintik, bahagiakah mereka ?.

Entahlah, gue seringkali berimajinasi cakap sama apa yang gue lihat, ya contohnya mereka, seorang Ayah sama Anaknya yang lagi nunggu bis dengan barang bawaan banyak, sedangkan gue, duduk di dalem mobil nyaman bareng keluarga, gak kedinginan, gak kehujanan, gak bawa barang berat, dan gue bisa ngebayangin rasanya, jadi orang yang di sebrang jalan itu, ya… seperti mereka.
Hmm..lanjut yu !

Tagged , , , ,

Little Hearted Act

dogbol

HOLAAAAA !!! selamat sore matahari, selamat sore semesta, selamat sore Maudy Ayunda, gue balik lagi nih, gak tau kenapa gara-gara postingan kemaren, gue jadi semangat nge-blog lagi, moga kedepannya lebih semangat deh.. INI BUAAT KALIAAAN…

BRISIK OY…!!! GLUDAK GLUDAK DAK DAK #CeritanyaDiLemparinGayung *nangis* *masuk kolong kasur*

Ehm….oke, gue mau ceritain tentang kejadian tadi pagi, TKPnya masih di kosan gue yang cozy damai tentram seperti di padang bunga yang… *UHUK* langsung aja deh..

Pagi ini gue terbangun dengan suara ketukan pintu dari orang galau di depan kostan.

“Dok dok dok” suara ketukan pintu sedikit membuyarkan mimpi basah gue.

“Am…, buka.., oy bangun Am..!!!” kata orang di luar, sambil terus ngetukin pintu.

“Hmm….” gue mulai melek, dan masih nempel bantal.

“Am.., buka.., ini penting..”

“Iyaaaaah…” gumam gue.

Gue bangun dan jalan sempoyongan, ke arah pintu.
Continue reading

Tagged , , , , , ,

Judicious Pieces Of Move On

sleepy-1

“Yaudah sih Ver, mungkin sekarang bukan waktunya, buat lo dapetin dia” gue nepuk pundak Vero yang waktu itu lagi galau gundah.

“Iya am…” Vero buang hajat nafas panjang.

Oke deh, Vero temen gue satu ini galau lagi, tapi buat sekarang beda kasusnya, kalo di postingan dulu, gue ceritain Vero yang di putusin ceweknya, kalo sekarang Vero galau karena di tolak gebetannya. *pukpuk Vero*

Jadi ceritanya Vero lagi suka sama cewek, temen sekampusnya, menurut gue cewek itu terlalu cantik tidak jelek buat Vero temen gue yang rambutnya kayak abon di kecapin. Tapi dengan ketulusan dan kebaikan hati seorang Vero, dia dapet nilai plus di mata cewek cewek. Ya sebagai temen yang baik dan unyu, gue perbaiki dikit pencitraan dia.
Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

Timed Out Secret Admirer

ggg

“Gue suka sama dia, tapi gue malu buat nyatainnya” Vero secara mendadak buyarin lamunan gue.

“Yaudah sih, tinggal ngomong aja kalo lo suka, susah amat” dengan mata sayu gue jawab ke antusiasan seorang Vero yang lagi jatuh cinta.

“Tapi….” Vero mulai menunjukan sikap freak salting.

“Tapi…., apaan ?” gue potong.

“Gue… baru liat dia sekali, itu juga bentar banget” tetap dengan sikap saltingnya.

“Jadi, LO GAK TAU NAMANYA SAMA SEKALI ?!” gue mulai naik darah.

“Eng…enggak heehe” Vero senyum senyum manja.

Kemudian terjadi keheningan yang sangat panjang.

Mungkin apa yang di alamin temen gue satu ini yang disebut filng, atau cinta sesaat. Dimana lo ketemu secara gak sengaja sama orang lain yang menurut lo menarik, lalu timbul gejala gejala cinta, tapi dikarnakan lo cuma mengaguminya dari jauh, cinta itupun akan hilang seiring kepergian dia dari tatapan lo.
Continue reading

Tagged , , , , ,